close

KLIK ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!

Loading...
Loading...

Pengakuan Suami yang Belah Perut Istri saat Hamil Besar: 'Masih Sadar, Dia Kode Ambil Anaknya'


Belum lama ini publik dibuat terkejut dengan berita seorang istri dibacok oleh suaminya saat hamil tua lantaran HP terkunci.

Lantaran tak terima HP sang istri terkunci dengan sandi, seorang suami tega membacok istrinya yang hamil tua di Bengkulu.

Kini publik pun dibuat penasaran dengan kabar terbaru kondisi sang bayi yang sempat diambil paksa dari kandungan ibunya yang tewas dibacok oleh suaminya sendiri.

Ya, kejadian nahas ini pertama kali diketahui publik dari video yang diuggah akun Instagram @makassar_iinfo pada Jumat (22/2/2019).

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa seorang suami asal Bengkulu berinisial RM (30) tega membunuh istrinya sendiri gara-gara sandi HP.

Lantaran tak diberitahu sandi HP yang terkunci itu, RM tega menghabisi nyawa sang istri, Erni (31).

Mirisnya, RM tega membunuh sang istri yang tengah mengandung calon bayinya.

"Kami ribut sudah ada 4 bulanan, masalah pertamanya itu HP. HP dia seperti menyimpan pakai kode. Lalu saya bilang 'ápa? jujur aja'. DIa terus jawab 'gak ada apa-apa', tapi dia malah ngotot terus," ungkap RM, dikutip Grid.ID dari unggahan @makassar_iinfo.

Mengaku kesal karena sang istri tak mau mendengarkan ucapannya, RM nekat menghabisi nyawa istri dengan membacok lehernya menggunakan parang.

"Susah ngomongnya om. Pas saya ajak obrol baik-baik, dia malah ninggal ke kamar. Biar saya ngomel dikit, (tapi) dia langsung ninggalin. Kadang dia malah balik marah, itulah puncaknya," ungkap RM.

Teganya lagi, saking kesalnya RM bahkan tega membelah perut sang istri yang tengah mengandung.

Aksi nekat RM tersebut menyebabkan luka robek yang cukup lebar di bagian perut sang istri.

Menurut pengakuannya, RM sempat panik dan mengambil paksa anak dari yang perut sang istri.

RM kemudian memberikan sang bayi kepada kakaknya dan melarikan diri lantaran takut.

"(kabur dengan) jalan kaki, tapi udah lari terus aku balik lagi (ke TKP)," aku RM.

Dilansir Grid.ID dari Kompas.com, peristiwa mengenaskan ini terjadi di Kelurahan Tanjung Jaya, Kota Bengkulu, Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan pengakuan warga sekitar, siang itu tetangga dikejutkan dengan RM yang berlarian dengan kondisi berlumuran darah.

Melihat kondisi RM, warga langsung menghubungi pihak kepolisian Kapolsek Teluk Segara, Bengkulu.

Berdasarkan pernyataan dari Kapolsek Teluk Segara, Kompol Jauhari via Kompas.com, penyidikan masih terus dilakukan hingga kini.

“Untuk penyebab meninggalnya kami belum tahu, saat ini sedang dilakukan penyidikan oleh pihak Polres Bengkulu,” ucap Jauhari.

Melansir kabar terbaru dari Tribunnews, diketahui sesaat setelah membunuh sang istri, RM mengaku bahwa istrinya masih sempat sadarkan diri.

Saat itulah sang istri melontarkan permintaan agar RM menyelamatkan anak mereka yang tengah dikandungnya.

Pengakuan RM tentang hal ini beredar luas di media sosial Facebook dan diunggah pertama kali oleh akun Yuni Rusmini pada Kamis (21/2/2019).

Lewat pengakuannya, RM mengatakan jika itu adalah permintaan sang istri.

"Terus dia kode anak katanya dan saya ambil anaknya (dari dalam perut)," jelas RM.

Namun terkait kebenaran kabar tersebut, pihak kepolisian setempat masih belum memberikan penjelasan lebih lanjut, lantaran masih melakukan penyelidikan.

Dilansir Grid.ID dari akun Instagram @bengkuluinfo, nyawa bayi korban yang diambil paksa dari kandungan, berhasil diselamatkan dan telah mendapatkan pertolongan dari petugas medis setempat.

Bayi tersebut kini berada dalam perawatan dan pengawasan petugas medis di RS Bhayangkara Kota Bengkulu.

Bayi yag sempat diambil paksa dari kandungan ibunya tersebut kini dalam keadaan sehat dengan berat 2,9 kilogram.

Akibat kejadian nahas ini banyak pihak yang bersimpatik dan menawarkan kesediaan mereka untuk merawat sang bayi.

Subscribe to receive free email updates:

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!

Loading...