close

KLIK ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!

Loading...

KLIK ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!

Loading...
Loading...

Nuryanto Dimakamkan tanpa Kepala, Istri Pingsan


Korban pembunuhan dan mutilasi, Ujang Nuryanto dimakamkan di pemakaman keluarga di Kampung Hawuan RW 10, Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (13/3/2019).

Korban pembunuhan dan mutilasi di Selangor, Malaysia, itu dimakamkan dengan kondisi tubuh tidak utuh. Kepala korban tidak tidak ada karena masih tertinggal di Malaysia.

Kepala Nuryanto belum ditemukan hingga jenazahnya dibawa pulang ke Indonesia untuk dimakamkan.

Jenazah pengusaha tekstil itu tiba di kampung halamannya di Kampung Hawuan, Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (13/3) sekitar pukul 16.00 WIB.

Jenazah Ujang disemayamkan di rumah duka beberapa saat, kemudian dibawa pemakaman keluarga yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka.

Istri Nuryanto, Meli Rahmawati tak kuasa menahan tangis saat mengantarkan jenazah suaminya ke tempat peristirahatan terakhir.

Ketika petia jenazah bertuliskan Mr Nuryanto dimasuk ke liang lahat, tiba-tiba saja Meli pingsan.

Beruntung, kerabat memapahnya sehingga tubuh Meli tak sampai terjatuh. Kerabat kemudian memberi Meli air mineral agar istri almarhum Nuryanto itu sadar.

Ibunda Minta Kepala Nuryanto Dipulangkan



Ibu kandung almarhum Nuryanto, Mimi (60) meminta anggota tubuh anaknya dibawa ke Indonesia. Permintaan tersebut disampaikan Mimi usai pemakaman putranya Nuryanto.

“Saya berharap kepalanya ditemukan dan dibawa pulang, ” jelas Mimi kepada wartawan.

Ujang Nuryanto dan Meli Rahmawati, nuryanto, bos tekstil bandung, bos tekstil
Ujang Nuryanto bersama istrinya, Meli Rahmawati.

Mimi juga meminta pemerintah Indonesia dan Malaysia, serius mengusut kasus mutilasi terhadap anaknya.

“Pelaku juga harus dihukum setimpal,” terangnya.

Kaka korban, Iim menyatakan bahwa keluarga ikhlas dengan kepergian Nuryanto.

“Kami ikhlas dengan kematian Nuryanto, tapi kami berharap keadailan juga,” paparnya.

Ai Munawaroh Dimakamkan di Pangandaran

Jenazah Ai Munawaroh, teman wanita Ujang Nuryanto yang juga dibunuh dan dimutilasi di Malaysia dikebumikan di Dusun Cirapuan, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran.

“Keinginan ibunya dibawa dulu ke Ciheas, Banjarsari karena ada keluarga ibunya. Rencananya disalatkan dulu, baru dibawa ke Pangandaran ke keluarga bapaknya,” ujar paman Ai Munawaroh, Undang Nindin.

Keluarga sudah menunggu kedatangan jenazah Ai Munawaroh sejak pukul 16.00 WIB. Jenazah diperkirakan tiba di rumah dukan sekitar pukul 20.00 WIB.

“Kalau kondisi memungkinkan, langsung dibawa untuk dimakamkan di Pangandaran, sudah disiapkan kuburannya. Tapi sekarang kondisinya sedang hujan, kalau tidak dimungkinkan rencana besok (Kamis),” tuturnya.

Undang mengaku sudah lama tak bertemu dengan Ai. Sebab selama ini Ai bekerja di Bandung dan sudah tinggal bersama sang ibu di Bandung.

Ai baru pulang ke kampung halaman setahun sekali saat lebaran. Dia tak menyangka keponakannya menjadi korban mutilasi di Malaysia.

“Secara pribadi, sosoknya sangat baik, taat kepada orang tua. Bisa dikatakan menjadi tulang punggung keluarga, karena semua kebutuhan ditanggungnya,” pungkasnya.

Subscribe to receive free email updates:

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!

Loading...