close

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!!

Loading...
Loading...

Terungkap, Inilah Penyebab Thoriq Rizky Meninggal di Gunung Piramid, Bukan Karna Jatuh Tersangkut Pohon !!



Penyebab meninggalnya Thoriq Rizky Maulidan, pendaki yang tewas di jurang sedalam 400 meter di wilayah Bukit Piramid, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, akhirnya terungkap.

Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Jamal mengatakan, dari hasil analisis dokter forensik, korban meninggal dunia akibat benturan karena diduga terpeleset dari ketinggian. 

"Dimungkinkan karena benturan. Saat autopsi kemarin, di tubuh korban terdapat luka memar di bagian tangan, wajah," kata Jamal, saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/7/2019). Luka memar tersebut, lanjut Jamal, disebabkan karena benturan saat korban terjatuh. 

"Dari hasil analisis dokter kemarin, luka itu karena benturan, akhirnya memar di beberapa bagian tubuhnya," ungkap Jamal. Baca juga: Keluarga Thoriq: Yang Penting Ketemu... Seperti diberitakan sebelumnya, setelah dilakukan evakuasi selama satu jam lebih, jenazah Thoriq berhasil dibawa oleh tim SAR gabungan. 

Jenazah Thoriq sudah dimakamkan di Dusun Nyamplungan, Desa Wonokalang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo.

meninggal nya Thoriq bukan karna terpeleset, tapi karna hal ini...

Misteri meninggalnya Thoriq Rizky Maulidan, remaja 14 tahun, siswa SMP Negeri 4 Bondowoso, perlahan namun pasti akhirnya terkuak.

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap musabab meninggalnya sang pendaki yang sempat dinyatakan hilang secara misterius di Gunung Piramid, Bondowoso.

Pada akhirnya, jenazah dari remaja pria ini diketemukan.

Hilang dan meninggalnya Thoriq mendapatkan atensi besar dari publik.

Viral pula di jagat maya. Saat viral, beredar kabar bahwa Thoriq Rizky Maulidan meninggal karena terpeleset ke jurang.

Benarkah faktanya demikian?

Tak dinyana, setelah dilakukan proses autopsi, hasilnya ternyata bukan lantaran terpeleset.

Autopsi telah dilakukan pihak kepolisian pada Sabtu (6/7/2019).

"Sudah dilakukan autopsi luar mas," terang David dalam pesan singkat melalui WhatApps (WA) yang diterima TribunJatim.com, Sabtu (6/7/2019) malam.

Ia menjelaskan penyebab kematian korban yang sempat hilang selama genap dua pekan, sejak Minggu (23/6/2019) silam, ternyata akibat kelelahan.

"Kelelahan, pingsan terus meninggal dunia," tuturnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, jasad Thoriq dievakuasi dari lereng gunung sekitar pukul 14.30 WIB.

Kemudian jenazah diboyong oleh Tim SAR Gabungan menuju pos 2, dan tiba sekitar pukul 15.16 WIB.

Dari Pos 2, jenazah diboyong menuju ke pos 1, dan tiba sekitar 16.05 WIB.

Setelah dari Pos 1, jenazah selanjutnya dibawa oleh mobil ambulans menuju ke Ruang Jenazah RS Dr H Kusnaedi, Bondowoso untuk dilaksanakan outopsi sekitar pukul 16.22 WIB.

Sekitar pukul 21.02 WIB, David melaporkan, pasca diotopsi jenazah telah dibawa ke rumah duka di Perumahan Villa Kembang Asri Blok IA.3 Rt. 23 Ds. Sukowiryo, Bondowoso.

David mengaku tidak tahu persis jenazah akan dimakamkan dimana.
Namun pihaknya tetap memasrahkan keputusan itu sepenuhnya pada pihak keluarga.

"Ada di rumah duka bondowoso mas, selanjutnya mau dimakamkan dimana belum jelas, kami serahkan pada pihak keluarga," tandasnya

Subscribe to receive free email updates:

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!!

Loading...