close

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!!

Loading...
Loading...

Naudzubillah, ternyata ini sebab kenapa siswi SMA ini mau dizinahi anak SD, PARAH !!!


Siswa SD dan SMP di Probolinggo tega menghamili seorang siswi SMA.

Siswa SD dan SMP di Probolinggo ini bahkan sampai membuat korban yang merupakan siswi SMA tersebut melahirkan bayi buah aksi bejat mereka.

Lebih memprihatinkan lagi, bayi yang dikandung siswi SMA usai dihamili siswa SD dan SMP ini lahir secara prematur, alias di bawah usia kandungan 9 bulan.

Miris rasanya mendengar kabar bahwa tindak asusila kini jadi semakin merebak seperti ini.

Apalagi melihat usia salah satu pelaku, yakni seorang siswa SD yang masih berumur 13 tahun.

Usia yang seharusnya dihabiskan untuk bertumbuh dan bermain.

Namun rupanya, di masa pubernya siswa SD ini tak mampu mengontrol hasrat dan tega menghamili seorang siswi SMA.

Adalah MWS (13) siswa kelas 6 SD yang tega menghamili sepupunya sendiri berinisial AZ (18).

Diberitakan oleh Surya.co.id, mereka adalah warga Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

MWS tidak sendiri, ia mengajak serta MMH (18) yang merupakan seorang siswa SMP.

Jika hubungan MWS dengan korban AZ adalah sepupu, MMH ini adalah 'teman mesra' korban.

Kepada Surya.co.id, Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto menjelaskan awal dari terkuaknya kasus ini adalah setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Laporan itu masuk setelah korban melahirkan bayi laki-laki dari hasil perbuatan kedua tersangka.

"Bayi korban lahir dalam kondisi prematur," ujar AKP Riyanto, Senin.

Kepada polisi, korban mengaku sudah dua kali diperkosa oleh kedua pelaku.

Kejadian bermula saat MWS menyaksikan film dewasa dan merasa ketagihan.

Dalam pemberitaan Tribun Jatim, kedua tersangka sama-sama bernafsu ingin melakukan hubungan intim layaknya pasangan suami istri.

Hasrat mereka terpacu setelah melihat film dewasa yang didownload dan disimpan di HP milik keduanya.

Yang pertama kali memperkosa AZ adalah sepupunya sendiri, MWS.

AZ sendiri sebenarnya memang tinggal bersama orangtua MWS yang merupakan kakak dari orangtua korban.

"Awalnya, kejadian itu terjadi pertengahan tahun lalu.

"Saat itu, tersangka MWS memaksa korban untuk berhubungan badan.

"Tapi, korban menolak dan tidak menyanggupi permintaan tersangka yang masih bocah it," jelas AKP Riyanto.

Namun, MWS melancarkan bujuk rayu agar AZ mau melakukan hubungan intim, memaksa dengan dalih akan meminta orangtua korban mengusir AZ.

Karena ketakutan akan disusir, korban yang merasa tak punya pilihan pun terpaksa menerima ajakan MWS.

Setelah pertama kali melakukan hubungan badan, tersangka MWS pun ketagihan dan berkali-kali meminta korban untuk melakukannya lagi.

AZ kembali menolak dan puncak kejadian pun berlangsung saat akhir tahun lalu.

MWS diam-diam masuk ke kamar AZ ketika kedua orangtuanya tertidur lelap dan memaksa korban melayaninya.

"Korban sempat meronta dan menolak.

"Tapi, apa daya, korban pun tidak bisa melawan nafsu tersangka yang sudah di ujung kepala.

"Akhirnya, keduanya pun melakukan berhubungan intim di sana," lanjut AKP Riyanto.

Setelah melayani nafsu bejat MWS, AZ masih harus berhadapan dengan kelakuan asusila MMH.

MMH yang merupakan 'teman mesra' korban ini rupanya juga teman sepermainan MWS.

Kejadian bermula saat rumah tersangka MMH sepi dan tersangka langsung melancarkan nafsu bejatnya kepada korban.

MMH membuka bajunya dan mengajak AZ untuk berhubungan badan.

Namun, ia berdalih akan menikahi AZ jikalau korban ternyata hamil.

MMH kemudian memperkosa korban sampai dua kali.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih mengusut adanya hubungan antara aksi bejat MMH dan MWS.

AKP Riyanto menerangkan, pihak kepolisian juga akan melakukan tes DNA demi mengetahui siapa ayah dari bayi siswi SMA tersebut, apakah siswa SD atau siswa SMP.

Subscribe to receive free email updates:

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!!

Loading...