close

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!!

Loading...
Loading...

Pria 37 Tahun Tewas Mengenaskan dalam Kecelakaan Motor di Flyover, Badan dan Kepalanya Terpisah

Seorang pria tewas dalam kecelakaan motor tragis di flyover Bangkok.

Insiden tersebut terjadi di flyover Khlong Ton Bangkok pada Sabtu (27/7) lalu, seperti yang diberitakan Bangkokpost.com.

Polisi dan tim penyelamat menemukan tubuh pria tak berkepala di sisi jalan.

Di sekitarnya ada kendaraan yang dinaiki korban, yaitu BMW S1000 berwarna kuning-hitam.

BMW S1000 milik Patnarin Phongthananikorn (Photo courtesy of JS100)

Korban diduga kehilangan kendali sepanjang 200 meter sebelum kecelakaan terjadi.

Pria tersebut kemudian diidentifikasi bernama Patnarin Phongthananikorn, berusia pria 37 tahun.

Patnarin merupakan eksekutif musik di label Music Train dan merupakan anak termuda dari

pemiliknya, Prasert.

Patnarin Phongthananikorn (Facebook)

Menurut keterangan saksi mata, Patnarin memacu motornya dengan kecepatan tinggi di Jalan Phetchaburi dan menuju flyover.

Ia diduga kehilangan kendali hingga menyebabkan kendaraannya terjatuh.



Kondisi motor korban (Facebook กู้ภัยร่วมกตัญญู ฐานโลตัสพระราม3)



Kondisi motor korban (Facebook กู้ภัยร่วมกตัญญู ฐานโลตัสพระราม3)

Saat tabrakan, kepalanya mungkin mengenai pembatas flyover.



TKP (Facebook กู้ภัยร่วมกตัญญู ฐานโลตัสพระราม3)

Kepala beserta helm yang dikenai korban terjatuh di jalur yang berbeda dari lokasi motor dan tubuh korban.

Menurut Bangkok Post, sepeda motor tak diperbolehkan masuk ke flyover Khlong Ton.

Kecelakaan Tragis Serupa

Kecelakaan tragis serupa juga pernah terjadi di Indonesia, tepatnya di Jalan Margonda, Depok, pada 8 April 2019 lalu.

Diberitakan Wartakotalive.com, detik-detik kecelakaan tersebut bahkan terekam oleh kamera CCTV di sekitar lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi di depan showroom Jaya Baru dan MUG Coffee.

Korban diketahui bernama Ita Sachari (27), warga Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor.

Korban mengemudikan sepeda motor honda Vario bernomorpolisi B 3678 ENU ketika kejadian tersebut.

Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo, mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi untuk memperjelas duduk perkara kecelakaan tersebut.

"Ini Laka (kecelakaan lalu lintas) tunggal," kata Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo, Senin (8/4/2019).

Sutomo mengatakan kesimpulan tersebut didapat setelah pihaknya memeriksa rekaman kamera CCTV dan mendengar keterangan para saksi.

"Hasil olah TKP itu memang murni kecelakaan lalu lintas. Korban diduga mengantuk lalu out of control," kata Sutomo.

Sementara itu, saat peristiwa terjadi, kata Sutomo, semula Kendaraan Spm Honda Vario B-3678-ENU melaju dari arah Selatan ke Utara melalui Jalan Raya margonda di jalur cepat dan lajur 2.

"Sesampainya di depan showroom Jaya Baru dan MUG Coffee motor korban melesat ke median jalan," ujar Sutomo ketika dihubungi Warta Kota, siang ini.

Berikutnya para saksi menghampiri hendak menolong, dan akhirnya menemukan bagian kepala korban putus.

Polisi lalu datang dan membawa jenazah korban ke RS Polri Kramat Djati.

Diduga kepala korban sampai putus akibat menghantam kabel sling di media jalan di Jalan Margonda.

Sebab polisi juga menemukan bekas darah di salah satu bagian kabel sling.

Terpental 30 meter

Selain itu, polisi juga menemukan beberapa fakta lain dalam kecelakaan tersebut.

Korban diketahui terpental dari motornya sejauh 30 meter.

Hal itu lantaran posisi motor dan korban berjarak 30 meter.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan 4 saksi, Sutomo juga menemukan fakta bahwa ada benturan keras sebelum korban ditemukan tergeletak dengan kepala putus.

Saksi mengaku mendekati korban dan melihat kepala korban telah putus dan hancur.

Selanjutnya para saksi mengambil traffic cone dan melindungi korban dari pengguna jalan yang terus melaju.

Selain itu, polisi juga mengecek kondisi motor korban.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya bekas benturan pada bagian knalpot motor di bagian kanan.

Hal ini mengindikasikan korban menyenggol separator di jalur cepat sebelum akhirnya terjatuh.

"Motornya diduga menyenggol pembatas jalan. 'Kan pembatas jalannya itu ada pagar dari kawat sling itu, kemudian jatuh ke situ sehingga kepala putus," ucap Sutomo.

Detik-Detik Kecelakaan

Berdasarkan rekaman kamera CCTV, detik-detik kecelakaan itu terlihat amat sepintas.

Dari rekaman kamera CCTV di pukul 5.40.23, terlihat sepintas ada sebuah kilatan cahaya sepeda motor melintas dengan cepat di median jalan.

Setelah itu terlihat ada beberapa warga mendekati median jalan, dan beberapa mobil serta motor berhenti.

Simak selengkapnya di rekaman CCTV ini :

Kekurangan Jalan Margonda

Jalan Margonda adalah jalan utama di Kota Depok.

Jalan Margonda dipakai untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengalirkan warga Depok ke Jakarta, sampai tempat nongkrong karena di kiri kanannya banyak jajanan kuliner.

Makanya aktivitas di jalan margonda Depok amat padat setiap harinya.

Tapi jalanan ini memiliki banyak kekurangan.

Pantauan Warta Kota, kekurangan jalan margonda ada berbagai macam.

Mulai dari gelap saat malam hari, beberapa bagian jalan tak rata, lalu banyaknya pelanggaran lalu lintas melawan arus.

Gelapnya jalan margonda cukup berbahaya saat malam hari karena ada pembatas jalan disana.

Di beberapa titik ada pembatas jalan yang jadi kurang terlihat lantaran gelapnya jalan margonda.

Salah satunya pembatas jalan di dekat KFC yang jadi kurang terlihat akibat gelapnya di area tersebut.

Jembatan penyebrangan di Jalan Margonda juga hanya ada 1 JPO.

Hal ini membuat masyarakat sekitar sering menyeberang tanpa menggunakan JPO.

Subscribe to receive free email updates:

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!!

Loading...