close

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!!

Loading...
Loading...

Tetangga Ungkap Kondisi Terakhir Pemeran Pria Video 'Vina Garut' sebelum Meninggal Dunia



Beberapa waktu yang lalu, warga digegerkan dengan beredarnya video seks gangbang antara 3 orang pria dan 1 orang wanita. Kali ini video yang dimiliki telah menggegerkan warga Garut, Jawa Barat.

Video tersebut tersebar luas melalui aplikasi percakapan WhatsApp dan juga melalui media sosial Twitter. Warga pun bertanya tentang keaslian video tersebut. Dalam unggahan di media sosial tertulis 'Vina Garut'.

Meskipun video panas tersebut sudah dikeluarkan sejak sepekan lalu, namun hingga kini masih terus jadi bahan perbincangan. Pelaku perempuan yang dikenal Berinisial V yang dikunjungi 19 tahun.

V adalah istri dari tersangka A alias Rayya. Sudah menikah sejak tahun 2015 lalu. Namun, kini hadir telah bercerai. Rayya sendiri tak perlu lantaran ikut mengidap HIV Aids. Selain itu, Rayya juga menderita beberapa penyakit lainnya.


Rayya meninggal dunia
Namun, pada Sabtu (7/9/2019) dini hari, Rayya dikabarkan meninggal dunia. Kabar ini dibenarkan oleh sang kuasa hukum, Soni Sanjaya. Soni membenarkan bahwa Rayya diterima dunia sekitar pukul 03.00 WIB.

"Iya, betul meninggal dunia. Jam 03.00 dikabarkan meninggal," ucap Soni.


Dimakamkan di dekat kediamannya
Soni pun menuturkan bahwa jenazah Rayya masih berada di kediamannya. Nantinya, jenazah Rayya akan dimakamkan di pemakaman umum sekitar rumahnya di kawasan Ciroyom, Kecamatan Tarogong Kaler.

"Tadi keluarga sebut akan dimakamkan dekat rumah. Ada pemakaman di jalan masuk mau ke perumahan," ucap Soni.


Akan minta kasus Rayya dihentikan
Setelah Rayya meninggal dunia, Soni akan meminta surat kematian dari pihak desa untuk kemudian dibawa ke Polres Garut guna menghentikan kasus yang sedang dihadapi oleh sang klien.

Seperti yang diketahui, Rayya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus video ‘Vina Garut’ yang menggegerkan warga. Meskipun demikian, Rayya tak ditahan karena sakit.

Pernyataan pihak kepolisian
Terkait kabar meninggalnya Rayya, Pihak Kepolisian belum mengetahui pasti mengenai penyebab kematiannya. Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng melalui Kanit PPA, Aiptu Cecep Wawan Rustandi membenarkan informasi bahwa Rayya meninggal pada Sabtu (07/09/2019) pagi.

"Kami baru dapat informasi saja kalau dia meninggal dunia tadi subuh," katanya.

Tak tahu lokasi pemakaman Rayya
Cecep mengatakan bahwa pihaknya mendapat kabar meninggalnya Rayya dari ketua RT tempat Rayya tinggal.

"Belum tahu dimakamkan di mana. Soalnya di sekitar rumahnya belum ada pemakaman," katanya.

Subscribe to receive free email updates:

BACA ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!!

Loading...