Loading...

KLIK ARTIKEL DIBAWAH BERUNTUNG DAPAT BONUS!

Loading...
Loading...

Siswi SMP tewas mengenaskan usai berzina 3 ronde dengan pasangan nya


Ini benar-benar tragedi, memilukan sekaligus memalukan. Seorang siswi SMP berinisial LGDS, yang baru berusia 14 tahun tewas dengan cara yang bikin geleng-geleng kepala. Remaja putri ini meninggal setelah bercinta tiga ronde dengan pacaranya, seorang sopir pengangkut batako, bernama GW

Keduanya beberapa kali ketemuan dan melakukan hubungan badan. Sesampainya di kos, mereka mengobrol dan menonton TV kemudian berlanjut dengan berhubungan badan sebanyak tiga kali. Ketika berhubungan badan untuk ketiga kalinya, GW mengakui kelamin korban mengeluarkan darah. Setelah selesai bercinta, GW pun pergi ke kamar mandi. Namun sekembalinya dari kamar mandi, GW menyaksikan sang kekasih sudah tak sadarkan diri.

Menurut saksi yang merupakan tetangga kos GW, sebelum GW memutuskan untuk membawa korban ke rumah sakit, ia sempat meminta minyak telon kepada tetangga kosnya untuk membangunkan korban. Namun karena tak mempan, korban pun dilarikan ke UGD BRSU Tabanan sekitar pukul 15.30 WIB. Sayang, saat tiba di UGD BRSU Tabanan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Hanya saja memang dari kelamin korban mengeluarkan darah berwarna merah kegelapan.

Sementara itu, Kepala Bagian Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustiadi menyampaikan bahwa dari pemeriksaan luar yang dilakukannya diduga korban meninggal karena dibekap. Hal tersebut dikuatkan dengan ciri – ciri mati lemas karena kekurangan oksigen.

“Kami telah melaksanakan otopsi atas permintaan dari Polres Tabanan. Dari pemeriksaan luar, kami temukan ada beberapa luka yaitu luka lecet dan memar pada daerah bibir, leher, dada dan di paha bagian kanan kiri,” terangnya.

Selain itu dari alat kelamin korban disampaikannya mengeluarkan darah. Pihaknya menyampaikan bahwa dari hasil otopsi yang dilakukannya, sementara diduga kuat korban meninggal lantaran kekurangan oksigen. Dugaan penyebab kekurangan oksigen tersebut disampaikan lantaran kemungkinan korban sempat dibekap oleh kekasihnya saat berhubungan intim. Hal tersebut dikuatkan dengan ditemukannya luka lecet dan memar pada bibir.

Untuk mengetahui sebab pastinya kematian korban, kini dilakukan uji toksikologi yang memakan waktu sekitar 2 mingguan. Dimana uji ini untuk mengetahui adanya kemungkinan penggunaan zat – zat tertentu.

Subscribe to receive free email updates:

Loading...